Assalaamu'alaikum wr wb
Pak Ustadz Andan yang saya hormati, semoga eramuslim bertambah jaya, istiqomah melayani informasi umat Islam,
Dan Semoga ALlah melapangkan rizki bapak di bulan syawal ini,
saya memiliki tanah di belakang rumah yang berhubungan dengan jalan kecil selebar 2 meter. lebar muka tanah adalah 8, 3 meter dan penjang ke belakang 4,3 meter
rencananya di bawah ada gudang kecil. parkir motor dan mobil. lalu ada tangga ke atas, dan lantai 2 terdiri dari balkon, dapur, wc, ruang kerja, ruang rapat dan ruang tamu
saya ingin lantai 3, tapi tidak terlalu tinggi, isinya ruang hall saja, bias untuk sholat, tidur, membaca atau apa saja, dan ada juga ruang jemur demikian pertanyaan saya, semoga bisa segera dibalas,
saya paham, bahwa jalur ini adalah layanan gratis, untuk itu saya bersabar untuk menunggu sampai di muat di eramuslim, terimakasih sekali atas perhatiannya
wassalaamu'laikum wr wb
Jarwanto
Pak Jarwanto yang saya hormati, mohon maaf pertanyaan bulan syawal baru saya up date hari ini. Karena antri pertanyaan yang masuk demikian banyak. Terimakasih atas kesbaran bapak menunggu hingga gambar ini tampil di layar kaca eramuslim. Dan terimakasih juga untuk netters eramuslim yang masih tetap setia mengunjungi kami.
Tanah kali ini sungguh sangat kecil. Apalagi jalan di depan hanya pas satu mobil. Hingga harus hati-hati membuat pola disainnya. Agar manuver kendaraan dan manusia tidak saling ganggu.
Untuk itu saya buat polanya melebar. Garasi di bawah lantai 2 hanya cukup untuk satu mobil. Itupun dengan catatan, masuknya mundur. Atau kepala mobil ada di gudang. Dengan cara seperti ini mobil akan lebih mudah masuknya.
Tangga juga masuk dari sebelah gudang. Walaupun ada motor yang bisa di selipkan di dekat tangga, orang masih bisa tetap lalu lalang. Sempit memang. tapi apa boleh buat. Karena memang terbatas.
Untuk lantai 2 merupakan area kerja. Serba mngil dan praktis. Ruang
tamu yang memiliki pintu pengaman agar saat malam bisa dikunci. Railing
tangga yang memiliki pintu lipat pengaman. Pintu geser ruang rapat agar
praktis tidak memakan ruang. 2 komputer tempat kerja yng dekat dengan
dapur dan balkon. Hingga suasana kerja nyaman.
Lalu lantai 3 yng multifungsi. Ruang di bawah atap ini bisa digunakan
untuk tidur, sholat atau bahkan ruang kerja tambahan jika diperlukan.
Panas memang. Karena di bawah atap. Untuk itu saya buat ruang jemur di
sampingnya yang berfungsi sekaligus sebagai pembuang hawa panas.
Nah, ini tampilan mukanya. Saya pilih warna hijau agar nuansa 'go
green' kental terasa. Untuk itu pula masih saya selipkan pohon kecil di
ujung gudang. Agar tetap terasa sejuk dan segar.
Ini pandangan dari sisi kanan. Terlihat disini bahwa bangunan ini
amatlah sederhana. Jadi hemat biaya. Karena ia sebenarnya atap setengah
kuda-kuda dari asbes yang murah meriah.
Gambar terakhir adalah pandangan atas. Area dak jemur ini bisa
digunakan untuk tangki air dan menjemur pakaian. Atau juga
membersihkan/mencuci baju dan sepatu-sepatu. Bisa juga digunakan untuk
sekedar relax, karena bisa dapat menikmati udara pagi yang segar.
Ikhwanufiddin rahimakumullah, demikian dulu jumpa kita. Sebentar lagi
sholat jum'at. Mari kita bergegas untuk mempersiapkan diri. Akhirul
kalam,
Wassalaamu'alaikum wrwb
Andan Nadriasta, ST - andanarsitek@yahoo.com
Pak Ustadz Andan yang saya hormati, semoga eramuslim bertambah jaya, istiqomah melayani informasi umat Islam,
Dan Semoga ALlah melapangkan rizki bapak di bulan syawal ini,
saya memiliki tanah di belakang rumah yang berhubungan dengan jalan kecil selebar 2 meter. lebar muka tanah adalah 8, 3 meter dan penjang ke belakang 4,3 meter
rencananya di bawah ada gudang kecil. parkir motor dan mobil. lalu ada tangga ke atas, dan lantai 2 terdiri dari balkon, dapur, wc, ruang kerja, ruang rapat dan ruang tamu
saya ingin lantai 3, tapi tidak terlalu tinggi, isinya ruang hall saja, bias untuk sholat, tidur, membaca atau apa saja, dan ada juga ruang jemur demikian pertanyaan saya, semoga bisa segera dibalas,
saya paham, bahwa jalur ini adalah layanan gratis, untuk itu saya bersabar untuk menunggu sampai di muat di eramuslim, terimakasih sekali atas perhatiannya
wassalaamu'laikum wr wb
Jarwanto
Jawaban
Assalaamu'alaikum wrwbPak Jarwanto yang saya hormati, mohon maaf pertanyaan bulan syawal baru saya up date hari ini. Karena antri pertanyaan yang masuk demikian banyak. Terimakasih atas kesbaran bapak menunggu hingga gambar ini tampil di layar kaca eramuslim. Dan terimakasih juga untuk netters eramuslim yang masih tetap setia mengunjungi kami.
Tanah kali ini sungguh sangat kecil. Apalagi jalan di depan hanya pas satu mobil. Hingga harus hati-hati membuat pola disainnya. Agar manuver kendaraan dan manusia tidak saling ganggu.
Untuk itu saya buat polanya melebar. Garasi di bawah lantai 2 hanya cukup untuk satu mobil. Itupun dengan catatan, masuknya mundur. Atau kepala mobil ada di gudang. Dengan cara seperti ini mobil akan lebih mudah masuknya.
Tangga juga masuk dari sebelah gudang. Walaupun ada motor yang bisa di selipkan di dekat tangga, orang masih bisa tetap lalu lalang. Sempit memang. tapi apa boleh buat. Karena memang terbatas.
Untuk lantai 2 merupakan area kerja. Serba mngil dan praktis. Ruang
tamu yang memiliki pintu pengaman agar saat malam bisa dikunci. Railing
tangga yang memiliki pintu lipat pengaman. Pintu geser ruang rapat agar
praktis tidak memakan ruang. 2 komputer tempat kerja yng dekat dengan
dapur dan balkon. Hingga suasana kerja nyaman.
Lalu lantai 3 yng multifungsi. Ruang di bawah atap ini bisa digunakan
untuk tidur, sholat atau bahkan ruang kerja tambahan jika diperlukan.
Panas memang. Karena di bawah atap. Untuk itu saya buat ruang jemur di
sampingnya yang berfungsi sekaligus sebagai pembuang hawa panas.
Nah, ini tampilan mukanya. Saya pilih warna hijau agar nuansa 'go
green' kental terasa. Untuk itu pula masih saya selipkan pohon kecil di
ujung gudang. Agar tetap terasa sejuk dan segar.
Ini pandangan dari sisi kanan. Terlihat disini bahwa bangunan ini
amatlah sederhana. Jadi hemat biaya. Karena ia sebenarnya atap setengah
kuda-kuda dari asbes yang murah meriah.
Gambar terakhir adalah pandangan atas. Area dak jemur ini bisa
digunakan untuk tangki air dan menjemur pakaian. Atau juga
membersihkan/mencuci baju dan sepatu-sepatu. Bisa juga digunakan untuk
sekedar relax, karena bisa dapat menikmati udara pagi yang segar.
Ikhwanufiddin rahimakumullah, demikian dulu jumpa kita. Sebentar lagi
sholat jum'at. Mari kita bergegas untuk mempersiapkan diri. Akhirul
kalam,Wassalaamu'alaikum wrwb
Andan Nadriasta, ST - andanarsitek@yahoo.com
Sederhana bukan ? Hanya saja saya bingung, karena tampilannya di
layar maya menjadi peang. Tidak proporsional. Padahal dalam layar inbox
edit-an saya ia tampil wajar. Kamarnya tidak berbentuk terlalu
memanjang.
Atapnya juga sederhana. Karena pola setengah kuda-kuda mudah
dilaksanakan di lapangan. Juga murah biaya karena menerus dari depan
sampai ke belakang. Dengan kucuran air hujan menyatu di sisi kiri. Dan
jika ingin lebih rapi lagi bisa dipasang talang agar air lebih
terkontrol jatuhnya.
Pola warna minimalis yang segar tetap saya gunakan. Dengan lubang
hawa kamar mandi yang besar. Sekaligus menjadi daya tarik utama. Hingga
ia tampil seperti box berwarna-warni.
Di depan kamar masih cukup untuk diselipkan teras kecil. Juga motor tiap penghuni masih mampu ditampung di sela-sela koridornya.
Ini Pandangan mata kodok. Istilah orang lapangan. Karena dipandang
sambil jongkok. Saya ingin tunjukkan dari sisi bawah. Bahwa bangunan ini
tetap menarik jika tidak dilihat dari pola bird eye view.
Dan inilah tampak mukanya. Sederhana dan minimalis murni. Murah biaya
dengan dinding atas dan bawah yang hanya dikamprot. Lalu dinding cat
berbatas lis ban putih ada di bagian tengahnya.
Berikut kita bahas email dari Padang. Dari Bunda Aisha yang ingin
membuka kios atau ruko. Sungguh sebuah semangat wirausaha muslim yang
perlu kita dukung. Bahkan melalui situs ini saya menghimbau kepada
rekan-rekan Bunda Aisha untuk belanja di kios ini kelak bila sudah
selesai.
Denah saya buat dengan lega. Kasir di kanan dekat dengan motor dan
gudang. Agar mudah mengawasi keamanan. Lalu buah segar di belakang agar
dekat dengan gudang dan dapur. Hingga mobilitasnya praktis.
Demikian ulasan artikel kali ini. Semoga bermanfaat bagi netters
sekalian. Dan sekali lagi terimakasih banyak atas kepercayaannya pada
kami. Tetap setia mengunjungi klinik arsitektur dan banyak memberi
dukungan.

















Ruang tamu saya pisahkan sendiri agar tidak mengganggu privasi keluarga. Kamar mandi umum saya letakkan di tengah agar mudah diakses dari semua sisi.Ruang tidur anak dan ruang tidur utama saya buat saling berhadapan. Hingga kita dapat memperoleh ruang tengah yang lega. Dan dapat kita fungsikan sebagai ruang keluarga dan ruang makan.
Ini tampak mukanya. Minimalis modern. Dengan atap menjulang menyapa langit ia tampil futuristik. Dengan atap ini pula saya bisa membuat kisi-kisi penangkap angin yang berwarna coklat garis-garis. Fungsinya agar hawa segar mengalir terus.
Atap teras sederhana saja. Pet beton tipis dengan tali penguat ke tembok. Kesan minimalisnya semakin terasa. Namun saya tetap menjaga nuansa tropis dengan balutan batu alam di dinding luar kamar mandi.
Ini tampak dari sisi kiri. Box kuning muda yang lembut membuat suasasanya hidup. Hingga area ruang tidur anak ini menjadi penguat daya tarik atap menjulang yang tampil dengan warna datar.
Kini kita lihat atapnya. Dari atas kita dapat perhatikan bahwa ada 2 atap terpisah. Dengan beberapa bagian atap cor dak beton. Tentu ada maksudnya. Hal ini dibuat agar penghuni dapat membangunnya secara bertahap. ada 2 atap genteng dan 3 atap dak beton serta 2 atap transparan. Silahkan dipisah sesuai keinginan. Atau langsung dibangun semua jika dana cukup.
Bagian muka saya coba tampilkan tiang kuning yang menarik. Dengan jendela besar di muka beratapkan pet keliling membuat kesan minimalis kuat terasa. Dibalut batu alam di bawahnya akan membuat perawatan mudah. Karena cipratan kotoran tanah mudah dibersihkan.
Di ujung sopi-sopi atap ada kisi-kisi. Selain menjadi daya tarik kunci disain minimalis, ia berfungsi membuang hawa panas di dalam plafond. Hingga panas yang masuk tidak mempengaruhi penghuni. Karena dinetralisir oleh sedotan hawa kisi-kisi krepyak ini. Jadi seperi ex hause fan alami.
Netters sekalian, terus terang saja. Saya senang membuat teras di samping. Beberapa orang menganggapnya mubazir. Namun menurut saya tidak. Karena akan menghidupkan suasana samping rumah dan ada sirkulasi hawa segar yang masuk.
Dan teras samping tersebut punya akses juga ke teras belakang. Jadi ruang tidur utama dikelilingi hijau serta lalu lalang orang mudah. Ruangan tidak mati karena tak ada akses. Sebaliknya menjadi surprise disain bagi yang baru memasuki rumah ini.
Balutan portal kuning menjadi akhir pola disain. Surprise juga jadinya. Karena tiba-tiba ada pengulangan warna kuning yang ada di depan. Lalu ditutup dengan box abu-abu service area menjadikan disain rumah mungil ini kompak. Walaupun satu lantai ia tampil dengan komplit.
Demikian saja akhir up date kali ini. Untuk anda yang up date di jalan dengan BB nya, semoga Allah memudahkan perjalanan anda. Untuk anda yang on line dengan PC di kantor selamat bekerja, semoga Allah melapangkan rizki. 




